Berikutbeberapa hal penting yang harus kita ketahui tentang pertolongan pertama: Tujuan utama dari pertolongan pertama adalah untuk menyelamatkan nyawa, mencegah bahaya, dan mendorong pemulihan. Posisi pemulihan membantu meminimalkan cedera lebih lanjut. CPR adalah singkatan dari Cardiopulmonary resuscitation atau resusitasi jantung paru.
Inibertujuan untuk menjaga agar tubuh tetap hangat. 4. Angkat Kaki Hingga Posisinya Berada di Atas Jantung Melansir Better Health, langkah pertolongan pertama pada kasus ini yang selanjutnya adalah dengan mengangkat kedua kaki hingga posisinya berada di atas jantung. Cara ini bertujuan untuk membantu menghentikan perdarahan dalam tersebut.
Timbulnyajenis luka atau infeksi akibat kecelakaan harus segera ditangani. Kerap kali kecelakaan membuat korban mengalami luka dan membutuhkan pertolongan pertama. Pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan bentuk tindakan darurat yang dilakukan untuk membantu korban kecelakaan sampai menunggu petugas medis datang.
Pertolonganpertama pada kecelakaan untuk menolong jiwa seseorang sebelum mendapat penanganan lebih lanjut dari dokter merupakan. Sebutkan prinsip-prinsip pertolongan pertama pada kecelakaan! << Back. 3 komentar: Unknown 14 September 2018 05.35. no 4 itu ada kecualinya jadi jwbnnya salah. Balas Hapus. Balasan.
3 Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan dan Pengetahuan Praktis tentang Kesehatan merupakan alat pendidikan bagi para pramuka sesuai selaras dengan perkembangannya agar mampu menjaga kesehatan dirinya dan keluarga serta lingkunganny, dan mempunyai kemampuan yang mantap untuk menolong orang lain yang mengalami kecelakaan. MATERI POKOK 1.
Pertolonganpertama pada pasien gangguan jiwa yang terakhir adalah self-help. Self-help merupakan metode yang dapat dilakukan seseorang untuk mengatasi gangguan kesehatan mental. Beberapa contohnya adalah tindakan-tindakan seperti menarik napas, menenangkan diri, dan mengelola pikiran pada orang yang memiliki gangguan kecemasan.
tPloxR. Kecelakaan lalu lintas bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, setiap pengguna lalu lintas perlu mengetahui cara memberi pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Pasalnya, pertolongan sekecil apa pun yang Anda berikan bisa menyelamatkan nyawa orang yang menjadi korban. Saat melihat kecelakaan lalu lintas, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah bersikap tenang dan memastikan bahwa diri Anda aman terlebih dahulu. Setelah diri Anda aman, kenali lingkungan sekitar dan perhatikan apakah ada korban yang membutuhkan pertolongan pertama atau tidak. Pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas sangatlah penting dilakukan. Meski hanya bersifat sementara, tetapi pertolongan yang Anda berikan bisa mencegah kondisi korban semakin parah. Metode Pertolongan terhadap Korban Kecelakaan Lalu Lintas Pertolongan pada korban kecelakaan lalu lintas tidak boleh dilakukan sembarangan, karena kesalahan dalam melakukannya bisa berisiko memperparah cedera atau kondisi korban. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui cara tepat dan aman dalam memberikan pertolongan pertama untuk korban kecelakaan lalu lintas. Metode pertolongan terhadap korban kecelakaan lalu lintas umumnya menggunakan prinsip DRSABC, yaitu kepanjangan dari Danger, Response, Shout, Airway, Breathing, Circulation. Berikut ini adalah tata cara dan tahapan pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas berdasarkan metode DRSABC D danger Pastikan Anda berada di lokasi dan kondisi yang tidak berbahaya. Misalnya, ketika Anda dan korban masih di tengah jalan yang ramai, cobalah untuk membawa korban ke tepi jalan. Pastikan kendaraan di sekitarnya telah berhenti sebelum Anda memberikan pertolongan. Jika posisi kendaraan Anda persis di belakang kendaraan yang mengalami kecelakaan atau ada kendaraan yang berhenti di belakangnya, mintalah untuk menyalakan lampu hazard. Ini penting dilakukan guna menghindari kecelakaan susulan. Ketika mengangkat pasien, lakukan secara hati-hati dan sebisa mungkin jangan banyak menekuk atau menggeser leher korban guna mencegah terjadinya cedera leher atau saraf tulang belakang di bagian leher. R response Periksa tingkat kesadaran korban dengan cara menepuk bahunya secara perlahan dan mengajukan pertanyaan singkat, seperti “Siapa nama Anda?” atau “Dapatkah Anda membuka mata?” Perhatikan apakah korban mampu merespons panggilan Anda atau tidak bisa memberi respons sama sekali. Jika tidak ada respons, perhatikan apakah dada atau perut korban bergerak naik-turun. Anda juga bisa meletakkan jari di depan lubang hidung korban untuk memeriksa embusan napasnya. Setelah itu, periksa denyut nadi di bagian leher atau pergelangan tangan korban untuk memastikan jantungnya tetap berdetak. S shout for help Segera hubungi bantuan medis atau rumah sakit terdekat agar korban dapat diberi pertolongan lanjutan. Saat menghubungi bantuan, berikan informasi terkait jumlah korban yang mengalami luka dan kondisi korban. Misalnya, apakah korban mengalami perdarahan hebat atau kesulitan bernapas,. Nomor pertolongan darurat yang bisa dihubungi adalah 118 untuk menghubungi ambulans dan 112 untuk menghubungi polisi. Sambil menunggu kedatangan petugas medis, bila memungkinkan Anda dapat melakukan metode ABC untuk menolong korban kecelakaan lalu lintas. Berikut ini adalah penjelasannya A airway Pertolongan ini dilakukan untuk membuka jalan napas korban. Caranya adalah dengan menempatkan tangan Anda di dahi, kemudian angkat dagu korban secara perlahan. Langkah ini biasanya digunakan saat korban tidak memberikan respons atau tidak sadarkan diri. B breathing Setelah membuka jalan napasnya, pastikan korban benar-benar masih bernapas. Periksa pernapasannya dengan cara melihat pergerakan naik-turun dada dan mendengar suara napasnya. Jika korban tidak sadarkan diri tetapi masih bernapas, miringkan tubuhnya secara perlahan. Namun, pastikan posisi kepala, leher, dan tulang belakang tetap lurus. Pantau pernapasan korban hingga petugas medis datang. C compression Pertolongan selanjutnya yang bisa diberikan adalah melakukan kompresi dada atau disebut juga dengan CPR. Pertolongan ini dapat dilakukan jika tanda-tanda pernapasan korban tidak ada atau ketika denyut nadinya terhenti. Jika korban adalah orang dewasa, letakkan salah satu telapak tangan di bagian tengah dada korban dan tangan lainnya di atas tangan pertama. Berikan tekanan di dada dengan kecepatan 1–2 tekanan per detik hingga korban menunjukkan respons. Namun, bila korbannya seorang bayi, cukup tekan bagian dadanya menggunakan dua jari secara perlahan dan tidak terlalu kuat. Lakukan hingga bayi memberi respons dengan gerakan atau tangisan. Ingat, pertolongan ini sebaiknya dilakukan jika Anda sudah benar-benar memahami bagaimana caranya. Jika tindakan yang Anda berikan salah, hal ini dikhawatirkan bisa memperburuk kondisi korban. Pengetahuan mengenai pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas sangat penting dimiliki sebagai bekal pribadi, baik untuk digunakan pada diri sendiri maupun untuk menolong orang lain. Setelah memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas, sebaiknya tetap bawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Bila lukanya ringan, korban tetap perlu disarankan ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisinya baik-baik saja.
Kecelakaan adalah kejadian yang terjadi secara tidak sengaja. Peristiwa kecelakaan dapat mengakibatkan luka yang ringan hingga yang berbahaya. Lalu, bagaimana langkah-langkah pertolongan pertama pada kecelakaan? Ada berbagai jenis kecelakaan yang bisa terjadi, seperti misalnya kecelakaan lalu lintas, terjatuh, kebakaran, dan lain sebagainya. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat menimbulkan korban dengan kondisi sebagai berikut Tidak sadarkan diri; Pendarahan; Luka bakar; Patah tulang dan keseleo. Meski demikian, ada upaya yang bisa dilakukan secara umum dalam menolong korban kecelakaan. Namun upaya ini perlu diikuti juga dengan upaya lanjutan yang sesuai dengan tiap kondisi korban. Baca Juga 6 Cara Tepat Mengatasi Serangan Jantung Mendadak Table of ContentsHal Pertama yang Harus Dilakukan dalam Pertolongan Pertama pada Kecelakaan1. Periksa Potensi Bahaya di Tempat Kejadian2. Panggil Ambulans atau Pertolongan untuk Melakukan Evakuasi Medis3. Berikan Ruang yang Cukup untuk Korban agar Dapat Bernapas Lega4. Lakukan Upaya Pertolongan sesuai Kondisi KorbanTidak sadarkan diriPendarahanLuka bakarTerkilir dan Patah Tulang5. Monitor Denyut Nadi, Pernapasan, dan Kesadaran Korban HIngga Bantuan DatangBerikan Pertolongan Pertama pada Korban Kecelakaan Hal Pertama yang Harus Dilakukan dalam Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Ketika menghadapi kejadian kecelakaan, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah jangan panik. Usahakan melakukan langkah berikut dengan tenang dan tidak tergesa-gesa agar tidak memperburuk kondisi korban. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menolong korban kecelakaan 1. Periksa Potensi Bahaya di Tempat Kejadian Ketika menemukan korban kecelakaan, hal pertama yang perlu dilakukan sebelum menolong korban adalah memperhatikan kondisi sekitar. Periksa apakah ada potensi bahaya yang bisa membahayakan Anda dan korban, seperti misalnya Kondisi lalu lintas yang berbahaya Adanya puing-puing bangunan yang berpotensi jatuh menimpa Potensi kebakaran atau ledakan Orang yang berniat melakukan kekerasan Sebelum menolong korban, pastikan Anda mengatasi masalah-masalah tersebut terlebih dahulu. Bantuan Anda akan jadi percuma jika Anda ikut menjadi korban. Jangan ragu untuk mencari bantuan orang lain sebelum menolong korban lebih jauh. Selain itu, Anda bisa melakukannya sambil memanggil bantuan medis. 2. Panggil Ambulans atau Pertolongan untuk Melakukan Evakuasi Medis Langkah berikutnya yang bisa dilakukan adalah memanggil bantuan evakuasi medis. Untuk mendapatkan bantuan medis, Anda bisa menghubungi nomor layanan gawat darurat rumah sakit terdekat atau penyedia layanan evakuasi medis. Jangan ragu untuk memanggil bantuan medis. Kecepatan dan ketepatan penanganan sangat mempengaruhi keselamatan korban. Ketika sudah berhasil melakukan panggilan, ceritakan kronologi kejadian, kondisi korban, dan lokasi secara detail dan jelas. Ketika menunggu pertolongan medis, dampingi korban dan berusaha untuk membuat korban tenang. Segera hubungi ER Indonesia jika Anda membutuhkan evakuasi medis darurat atau panggil ambulans! 3. Berikan Ruang yang Cukup untuk Korban agar Dapat Bernapas Lega Jika ada banyak orang di lokasi kejadian, pastikan korban tidak dikerumuni terlalu banyak orang yang tidak berkepentingan. Berikan ruang untuk korban agar bisa bernapas dengan nyaman dan mendapat cukup oksigen. Jika pakaian korban terlihat ketat, Anda bisa melonggarkannya sedikit supaya lebih mudah bernapas. 4. Lakukan Upaya Pertolongan sesuai Kondisi Korban Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Anda bisa memberikan pertolongan pertama sesuai kondisi korban. Tidak sadarkan diri Dilansir dari situs Medical News Today, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menolong orang yang tidak sadarkan diri atau pingsan Cek kesadaran korban dengan bertanya apakah korban baik-baik saja dengan suara yang kencang dan jelas. Jika tidak ada respon, cobalah goyangkan tubuh korban secara perlahan, kecuali jika korban terlihat mengalami cedera berat seperti patah tulang. Perhatikan pernapasan korban, apakah adanya tanda-tanda gangguan pernapasan seperti sesak napas atau munculnya bunyi saat bernapas mengi. Periksa denyut nadi atau detak jantung korban. Jika korban tidak bernapas, maka Anda bisa memberikan resusitasi jantung paru RJP atau CPR sampai bantuan medis tiba. Pendarahan Pendarahan merupakan kondisi yang sering ditemui pada kecelakaan. Kondisi ini perlu dihentikan dengan segera, terlebih jika korban mengalami pendarahan berat. Pada pendarahan berat, korban akan menunjukkan tanda tanda wajah yang memucat, tubuh terasa dingin, berkeringat, susah bernapas, dan detak jantung melemah. Berikut langkah-langkah untuk menangani pendarahan Cari luka sumber dari pendarahan. Periksa apakah ada benda yang menancap pada luka. Jika tidak ada, beri tekanan pada luka menggunakan kapas atau perban. Jika ada, jangan mencoba untuk mengeluarkan benda tersebut. Beri tekanan pada area di sekitar luka agar pendarahan berhenti. Tidak perlu mencuci luka korban, karena hal ini akan memperlambat proses pembekuan darah. Periksa apakah ada bagian tubuh yang terputus. Jika ada, bungkus bagian tubuh tersebut menggunakan plastik, dan jika bisa berikan es pada plastik tersebut. Anda tidak perlu mencuci bagian tubuh tersebut. Berikan bagian tubuh tersebut kepada petugas medis atau siapapun yang membawa korban ke rumah sakit. Luka bakar Jika kecelakaan berkaitan dengan api atau benda panas, umumnya korban akan mengalami luka bakar. Berikut langkah-langkah penanganan luka bakar yang dilansir dari situs NHS Jika proses pembakaran masih terjadi, segera bantu orang tersebut untuk menghentikannya, seperti mengeluarkan diri dari lokasi tersebut, memadamkan api atau menjauhkan diri dari benda sumber panas. Meski begitu perhatikan juga keselamatan diri Anda sebelum menolongnya. Lepaskan pakaian dan perhiasan di sekitar area luka bakar. Namun jika ada benda yang sudah menempel pada luka bakar, jangan berusaha untuk melepaskannya karena bisa menyebabkan luka yang lebih berat. Dinginkan luka bakar dengan air dingin mengalir sesegera mungkin selama 20 menit. Jangan gunakan air es, es batu, atau krim berminyak seperti mentega. Jaga suhu tubuh korban tetap hangat menggunakan selimut atau kain lainnya, tapi hindari menutupi area luka bakar. Hal ini penting untuk mencegah hipotermia, terutama jika luka bakar luas sehingga banyak area tubuh yang terpapar air dingin. Tutup luka bakar dengan longgar setelah selesai didinginkan menggunakan kain atau plastik bersih. Atasi rasa sakit akibat luka bakar dengan parasetamol atau ibuprofen. Jika memungkinkan, angkat area luka bakar hingga diatas jantung. Hal ini bertujuan untuk mencegah pembengkakan. Terkilir dan Patah Tulang Terkilir atau keseleo adalah hal yang juga sering terjadi pada kecelakaan yang melibatkan benturan. Korban yang mengalami terkilir akan merasakan sakit dan mengalami pembengkakan pada bagian tubuh yang terkilir. Untuk menangani terkilir, Anda bisa melakukan metode R. I. C. E. Dilansir dari situs Health Link BC, berikut langkah-langkah melakukan metode R. I. C. E. R = Rest, istirahatkan dan lindungi bagian yang terkilir. I = Ice, tempelkan air es pada bagian yang terkilir. Hal ini dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan yang terjadi. C = Compression, balut bagian yang terluka dengan perban elastis untuk mencegah pembengkakan yang semakin besar. Namun jangan membalut bagian yang terkilir dengan terlalu ketat. E = Elevate, angkat bagian yang terkilir hingga diatas ketinggian jantung untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi. Namun jika korban merasa kesakitan dan tidak dapat menggerakan bagian yang terluka, maka kemungkinan korban mengalami patah tulang. Jika demikian, jangan gerakkan bagian tubuh yang terluka tersebut karena bisa memperburuk keadaan. Terlebih jika yang patah adalah tulang punggung, jangan menggerakkan korban sama sekali, kecuali oleh bantuan medis. 5. Monitor Denyut Nadi, Pernapasan, dan Kesadaran Korban HIngga Bantuan Datang Berbagai upaya dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Jika bantuan evakuasi medis belum datang, tetap dampingi korban dan monitor denyut nadi, pernapasan, dan kesadaran korban. Korban dapat tidak sadar secara tiba-tiba, hingga pernapasannya berhenti. Pada kondisi ini, Anda bisa melakukan RJP atau CPR untuk membantu korban. Baca Juga Perlukah First Aid Training untuk Mengatasi Kondisi Darurat? Berikan Pertolongan Pertama pada Korban Kecelakaan Penanganan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan oleh korban kecelakaan. Untuk itu, penting untuk melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Meski demikian, utamakan pemanggilan bantuan evakuasi medis yang dapat memberikan penanganan lebih lanjut. Emergency Response Indonesia merupakan penyedia layanan evakuasi dan pertolongan medis yang siap menangani kondisi gawat darurat dimanapun dan kapanpun selama 24/7. Segera hubungi Tim ER Indonesia atau kunjungi halaman layanan evakuasi medis untuk informasi lebih lanjut.
Halodoc, Jakarta - Kecelakaan bisa terjadi kapan dan di mana saja, tanpa bisa diprediksi. Hal tersebut bisa menyebabkan munculnya luka, baik ringan hingga berat. Pertolongan pertama pada kecelakaan diperlukan untuk membantu korban kecelakaan bertahan, hingga petugas medis datang untuk memberi pertolongan lebih lanjut. Terlebih pada kasus kecelakaan parah, yang menyebabkan korban mengalami perdarahan atau luka berat. Pertolongan pertama pada kecelakaan bisa membantu mencegah risiko kondisi yang lebih parah, ketika menunggu bantuan tenaga medis. Jika tidak dilakukan, nyawa korban kecelakaan bisa saja tidak tertolong lagi. Baca juga Pertolongan Pertama Luka Bakar Akibat Terkena Minyak PanasPertolongan pertama pada kecelakaan merupakan penanganan darurat untuk korban kecelakaan. Pertolongan ini harus dilakukan secara tepat untuk menyelamatkan nyawa korban. Berikut ini langkah pertolongan pertama pada kecelakaan yang bisa dilakukan dan Waspadai Kondisi LingkunganLangkah pertama yang perlu dilakukan sebelum melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan adalah mengamati lingkungan sekitar. Hal ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kecelakaan, sehingga bisa tahu langkah apa yang perlu dilakukan sebagai pertolongan pertama. Pastikan juga keselamatan diri dan orang di sekitar, agar tidak menambah Tingkat Kesadaran KorbanBeberapa korban kecelakaan bisa saja mengalami kondisi hilang kesadaran. Jika tidak ada indikasi luka berat, periksalah tingkat kesadaran korban, dengan menepuk pundak atau memberikan wewangian untuk menyadarkan juga Pertolongan Pertama pada Orang yang Mengalami Penurunan Pernapasan dan Kondisi Luka KorbanLangkah selanjutnya adalah periksa jalan napas dan pernapasan korban. Dekatkan jari ke lubang hidung korban untuk memeriksa apakah korban masih bernapas atau tidak. Kemudian, periksa juga apakah ada perdarahan dan bagaimana kondisi luka korban. Kompresi Dada untuk Memberikan Bantuan PernapasanKetika korban dalam kondisi tidak sadar, salah satu langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan kompresi dada. Hal ini bertujuan untuk membantu pernapasan melakukannya dengan meletakkan salah satu tumit tangan di tengah dada korban, sembari meletakkan tumit satunya dengan kondisi jari-jari tangan mengunci. Lalu, tekan dada menggunakan tumit dengan kedalaman 4 hingga 5 centimeter. Jika tidak ada tanda yang lebih baik, segera bawa korban ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat, agar mendapatkan penanganan yang lebih juga Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Sepeda Kondisi LukaJika menemukan luka pada korban, segera obati luka tersebut agar tidak mengalami pendarahan berat yang dapat memperparah kondisi korban. Namun, penanganan luka harus dilakukan sesuai dengan jenisnya. Jika terdapat luka terbuka yang mengeluarkan darah terus-menerus, gunakanlah kain bersih untuk menutup luka, agar perdarahan berhenti untuk beberapa langkah pertolongan pertama pada kecelakaan yang bisa dilakukan. Ketika terjadi kecelakaan, sebaiknya jangan panik. Tetaplah bersikap tenang agar dapat membantu memberikan pertolongan pertama untuk korban kecelakaan dengan cepat dan tepat. Jika ada yang masih belum jelas, kamu bisa tanyakan pada dokter di aplikasi Halodoc. Jika pertolongan pertama pada kecelakaan tidak berhasil dan kondisi korban sangat parah, sebaiknya segera bawa korban ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat. Sembari memberi pertolongan pertama pada kecelakaan, kamu juga bisa meminta bantuan pada orang di sekitar untuk memanggil petugas medis agar segera datang ke lokasi kecelakaan. ReferensiThe American Red Cross. Diakses pada 2020. First Aid Training Prepare For The Diakses pada 2020. Introduction to First UK. Diakses pada 2020. First aid, what everybody should know.
Salam sehat dan semangat para sahabat Perawat Baik... 😇 Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di sekitar kita, seringnya adalah kecelakaan pada kendaraan roda dua. Kita semua pasti pernah menyaksikan kecelakaan atau jangan-jangan pernah menjadi korban kecelakaan? Semoga kita semua dijauhkan dari kecelakaan. Amin. Saat terjadi kecelakaan lalu lintas, tidak jarang kita lihat orang berkerumun, bukannya menolong, malah mengabadikan momen... Haduh... Ada juga yang mencoba menolong tapi sembarangan! Niat awal ingin menolong korban tapi malah dapat membahayakan korban bahkan penolong. Nah, kali ini penulis akan berbagi informasi seputar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan khususnya pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas yang dapat dilakukan oleh kita pada saat menemukan korban kecelakaan. Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas Jika memang Anda tipe orang yang takut melihat darah dan mudah panik jangan coba-coba untuk menolong korban karena akan bisa menambah korban yang ditolong jika Anda tiba-tiba pingsan. Kemudian Jangan Sok Tahu, jika pada saat Anda akan menolong korban, Anda tidak tahu jangan karena merasa wajib menolong dan Anda menolong dengan cara yang salah maka akan berakibat fatal bagi korban. Berikut ini adalah Langkah Pertolongan Pertama pada kecelakaan lalu lintas pada korban yang sadar tanpa luka-luka 1. Utamakan 3A Apa itu 3A? 3A adalah Aman Diri, Aman Lingkungan dan Aman Korban. Mengapa pada pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas harus mengutamakan 3A? Aman Diri Penyebab kecelakaan terjadi di lalu lintas yang umumnya ramai kendaraan bermotor, sehingga selalu utamakan keselamatan Diri Anda terlebih dahulu jika akan memulai menolong korban kecelakaan. Jangan sampai niat Anda untuk menolong malah Anda menjadi korban selanjutnya. Terkadang karena reflek ingin menolong seseorang akan berhenti secara mendadak tanpa melihat sekitar sehingga dapat membahayakan diri sendiri. Aman Lingkungan Pastikan jika Anda akan menolong, lokasi sekitar anda aman, karena ketika anda menolong di lingkungan yang sangat ramai dan masih banyak kendaraan yang besar lewat akan membahayakan nyawa anda sebagai penolong. Aman Korban Ketika aman diri dan aman lingkungan sudah terlihat, selanjutnya adalah aman korban. Kenapa aman korban juga perlu diperhatikan? Karena ketika anda menolong korban pastikan bahwa korban dapat tertolong dengan baik dan dengan cara yang benar dan tidak menambah korban atau cidera yang ada pada korban. 2. Tidak Terburu-buru Ketika Anda akan menolong korban kecelakaan selanjutnya yang dapat anda lakukan adalah tidak terburu-buru. Hal ini penting dilakukan karena ketika kita menolong dengan terburu-buru akan berakibat terjadi kesalahan pada saat mengangkat korban dan juga pada diri kita sendiri dalam menolong. Proses pengangkatan korban dengan buru-buru dan dengan cara yang salah malah terkadang akan membuat korban meninggal akibat kesalahan kita tersebut. Gak pengen kan niat menolong malah jadinya membunuh korban? 3. Jangan dikerumuni Pada kasus-kasus kecelakaan yang ringan seperti tanpa adanya luka dan korban masih sadar ataupun pingsan sebaiknya tidak dikerumuni. Alasan yang pertama adalah akan sulit untuk mengevakuasi korban dan yang kedua adalah korban akan kesulitan untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Sebaiknya jika tidak menolong korban jagalah jarak... Jangan mengerumuni korban. 4. Memisahkan korban dengan kendaraan yang dikendarai dan amankan lingkungan sekitar Seandainya korban adalah seorang pengendara motor yang jatuh dan dalam keadaan pingsan tergeletak di jalan. Hal yang pertama kita lakukan jika korban sudah terpisah dari motornya adalah kita amankan dahulu lingkungan sekitar kita dengan meminta orang lain yang juga ikut menolong mengalihkan jalur kendaraan. Kemudian tepikan kendaraan korban. 5. Pilih lokasi evakuasi korban di tempat yang aman Setalah mengamankan lingkungan sekitar korban, kemudian kita pilih lokasi evakuasi yang aman bagi kita sebagai penolong dan bagi korban. Usahakan pemilihan lokasi di tempat yang tidak terlalu di tepi jalan raya, dengan tempat yang datar akan memudahkan mobil ambulance untuk menolong. 6. Panggil korban untuk membangunkan korban Ketika seseorang mengalami kecelakaan dan masih merasakan syok, jika tidak terdapat luka cidera dan korban masih dalam keadaan setengah sadar, panggillah korban untuk menyadarkannya bisa dengan memanggil dengan panggilan yang general seperti "Ibu, Pak, Mbak, Mas, Kakak, atau Abang". Jika korban sadar segera pindahkan ke lokasi evakuasi yang aman. Baca juga Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan 7. Tenangkan korban Untuk korban yang masih dalam keadaan sadar bisa langsung menenangkan korban dan dapat juga memberi minuman manis kepada korban. Ingat memberi minum korban setelah benar-benar sadar, jika korban masih pingsan jangan pernah berikan minuman pada korban karena dapat menyebabkan terjadinya aspirasi atau tersedak. 8. Periksa adanya luka Penting untuk memeriksa adanya luka pada korban untuk menghindari terjadinya cidera yang lebih parah. Periksa juga apakah korban ada muntah atau tidak. Adanya muntah dapat mengindikasikan adanya benturan pada kepala yang dapat menyebabkan cidera kepala yang dapat menjadi ancaman keselamatan pada korban. 9. Segera ke layanan kesehatan terdekat Meskipun pada saat terjadi kecelakaan tidak ditemukan adanya luka-luka secara terlihat mata, tapi wajib dan penting untuk segera ke layanan kesehatan terdekat untuk mendeteksi adanya cidera pada organ bagian dalam tubuh dan menghindari terjadinya kecacatan maupun efek yang fatal. 10. Hubungi Petugas Kepolisian Hal yang penting juga untuk dilakukan adalah terkait dengan pertanggung jawaban pelaku yang menyebabkan kecelakan pada korban. Selain itu juga dengan adanya petugas kepolisian dapat mengamankan lokasi di sekitaran kecelakaan dari kerumunan orang yang mungkin bukannya membantu malah menghalangi proses evakuasi. Jika ada pertanyaan, share informasi, atau pengalaman seputar pembahasan kita kali ini, jangan sungkan untuk memberikannya di kolom komentar di bawah ya... 😉 Jangan lupa juga untuk subscribe lewat email di form Subscribe di bagian paling bawah blog ya... Biar selalu update pemberitahuan setiap kita upload artikel terbaru. 😘
Halodoc, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas sangat umum terjadi setiap harinya. Kamu pun dapat menyaksikannya dan harus membantu setiap korban. Dengan mengamankan lokasi dan memberikan bantuan kepada korban, kamu dapat membantu seseorang yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Sikap pertama yang harus kamu lakukan jika menyaksikan kecelakaan lalu lintas yaitu menepikan kendaraan ke sisi jalan. Jika kamu melihat korban ada di tengah jalan, gunakan kendaraan kamu sebagai pembatas jalan untuk kendaraan di belakang. Hubungi layanan darurat agar mereka cepat sampai ke lokasi kecelakaan dan melakukan evakuasi. Sementara kamu menunggu layanan darurat, kamu perlu melakukan beberapa hal berikut sebagai pertolongan pertama. 1. Periksa Bahaya Sebelum kamu bisa mendekati korban kecelakaan, penting untuk memastikan bahwa tindakan kamu aman. Periksalah apakah terdapat bahan bakar mengalir, terbakar, asam, atau kabel terbuka. Jika ini masalahnya, sebaiknya kamu tidak memberikan bantuan dan hanya menelepon layanan darurat. Matikan saklar penyalaan kendaraan jika suasana sudah aman. Ini cukup untuk dapat melindungi korban dan diri kamu. Baca juga Pertolongan Pertama pada Orang yang Mengalami Penurunan Kesadaran 2. Tawarkan Bantuan pada Korban Jika korban kecelakaan sadar, tanyakan apakah ia membutuhkan bantuan. Ini adalah langkah penting karena tidak setiap korban kecelakaan mungkin memerlukan bantuan, meskipun tampaknya orang tersebut membutuhkannya. Tanyakan pula pada korban, apakah ia terluka dan memerlukan bantuan. Jika orang itu menjawab ya, berikan bantuan terbaik yang kamu bisa. Jika korban mengatakan tidak, jangan mendekati atau memberikan bantuan kepada korban dengan alasan apapun. Tunggu bantuan profesional untuk tiba dan biarkan mereka yang mengambil alih. Ingatlah untuk mendekati korban dengan hati-hati, bahkan jika mereka meminta bantuan. Orang tersebut dapat membuat kamu panik dan terluka, seperti memindahkan korban, mungkin justru dapat menyakiti korban lebih jauh lagi. Periksa apakah korban sadar dengan sedikit mengguncang tubuhnya. Jika orang itu tidak merespons, berarti dia tidak sadarkan diri. Baca juga Pertolongan Pertama pada Kecelakaan, Apa Saja Prosedurnya? 3. Hindari Memindahkan Korban Ingatlah bahwa mungkin banyak luka tidak terlihat pada kulit. Pastikan untuk mendekati korban, kamu harus bergerak dengan berlutut ke arah orang tersebut. Jika tidak melakukan hal tersebut, kamu dapat membuat seseorang panik dan dapat menyebabkan cedera lebih lanjut. Ingatlah bahwa lebih baik memindahkan seseorang yang hidupnya terancam oleh sesuatu seperti kemungkinan ledakan atau kebakaran daripada meninggalkan mereka karena takut akan melukai korban tersebut. 4. Periksa Napasnya Jika seseorang tidak sadar atau kehilangan kesadaran, penting untuk memeriksa jalan napas korban untuk memastikan orang tersebut bernapas dengan benar. Jika tidak, kamu mungkin perlu memberikan napas buatan. Letakkan tangan kamu dengan ringan di dahi korban dan miringkan kepala dengan lembut. Angkat dagu dengan dua jari dan letakkan pipi kamu di dekat mulut korban untuk merasakan jika orang tersebut bernafas. Kamu mungkin juga perlu memeriksa dada korban untuk melihat apakah gerakannya naik turun. Mulai CPR jika orang tersebut tidak bernapas dan kamu tahu cara melakukannya. Jika kamu tidak tahu cara melakukannya, sebaiknya jangan dicoba. Pastikan kamu memberitahu petugas darurat jika korban bernafas atau tidak bernapas. Baca juga 3 Faktor Risiko Seseorang Alami Patah Kaki 5. Berikan Bantuan Seperlunya Banyak ahli yang menyarankan untuk memberi pertolongan pertama hanya jika korban mengalami cedera yang mengancam jiwa. Jika korban mengalami cedera yang membutuhkan pembalut, belat tulang patang, atau menggunakan teknik pertolongan pertama yang canggih, sebaiknya tunggu bantuan profesional. Hal yang dapat kamu lakukan adalah Gunakan pakaian atau perban di sekitar tulang belakang atau patah tulang untuk mencegah gerakan. Hentikan perdarahan dengan memberikan tekanan langsung pada cedera dengan perban atau pakaian. Tinggikan area pendarahan setinggi dada jika memungkinkan. Jika korban sadar, mintalah orang tersebut memberikan tekanan untuk membantu menenangkan setiap guncangan. Itulah yang perlu lakukan untuk pertolongan pertama jika ada kecelakaan lalu lintas. Jika kamu membutuhkan saran profesional, kamu dapat bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter akan menjawab pertanyaanmu kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasinya sekarang juga! Referensi Mayo Clinic. Diakses pada 2020. First aid WikiHow. Diakses pada 2020. How to Help a Victim of a Car Accident
pertolongan pertama pada kecelakaan untuk menolong jiwa seseorang